HomeНаука и техникаRelated VideosMore From: Pemberi Tahuan

Cara Menghilangkan Jerawat Dan Penyebab Timbulnya Jerawat

15 ratings | 983 views
Cara Menghilangkan Jerawat Dan Penyebab Timbulnya Jerawat. Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Tentunya wajah yang bersih dari jerawat merupakan keinginan semua wanita mau pun pria. Jerawat sendiri merupakan hal yang sering ditemui, terutama pada remaja dan dewasa muda. Jerawat adalah penyakit peradangan yang disebabkan berbagai macam faktor, yaitu penebalan kulit berlebih, bakteri tumbuh di kulit, produksi minyak berlebih, dan faktor peradangan yang kompleks. Banyaknya faktor yang dapat menimbulkan jerawat menyebabkan pengobatan jerawat harus dilakukan secara teratur dan rajin. Berdasarkan beratnya, jerawat bisa dibagi menjadi ringan, sedang, dan berat. Cara mengobati jerawat ringan (komedo hitam, komedo putih, jerawat) termasuk: • Membersihkan kulit secara ringan menggunakan air hangat dan sabun yang lembut • Menggunakan obat luar (krim, salep atau gel) benzoylperoxide atau retinoicacid, atau salicylicacid • Menggunakan pelembab yang non-komedogenik Sedangkan pengobatan jerawat sedang-berat perlu kombinasi obat, yang diresepkan oleh dokter, yaitu: • Menggunakan benzoylperoxide • Drainase jerawat besar dan kista (jerawat nanah) oleh dokter. • Menggunakan obat antibiotik krim atau gel • Menggunakan retinoid • Menggunakan azelaicacid • Mengkonsumsi antibiotik • Mengkonsumsi retinoid oral (minum) Untuk penanganan menghilangkan bekas jerawat, terdapat beberapa cara. Dan setiap teknik dan cara yang ada tergantung pada beberapa faktor, antara lain: Luas area bekas jerawat yang hendak dihilangkan. Dalamnya luka bekas jerawat. Bekas jerawat dapat dihilangkan dengan beberapa cara, misalnya dengan terapi laser, dermabrasi, dan lainnya. Namun, penanganan bekas jerawat ini sangat tergantung dari luas serta kedalaman bekas jerawat. Kondisi bekas jerawat ringan dan cara memudarkan bekas jerawat: Pada keadaan ringan, bekas jerawat dapat memudar hanya dengan pemberian hidrokuinon 2% (termasuk dalam dosis aman) hanya tepat pada daerah bekas jerawat. Selain itu, bekas jerawat juga dapat disamarkan dengan cara pemberian krim malam yang umumnya mengandung asam retinoat yang diresepkan oleh dokter spesialis kulit dan kelamin. Kemudian cara lain yang dapat memudarkan atau bahkan menghilangkan bekas jerawat yaitu Procedure Chemical Peeling. Kedua prosedur tersebut (krim malam yang mengandung asam retinoat dan chemical peeling) bekerja dengan cara mempercepat proses regenerasi kulit, sehingga sel-sel kulit baru akan lebih cepat timbul. Untuk pencegahan jerawat, selain perawatan kulit yang baik, maka diperlukan konsumsi makanan yang tidak menimbulkan jerawat pula. Berikut di antaranya: 1. Makanan yang manis Beberapa penelitian menyebutkan bahwa banyak mengonsumsi makanan yang tinggi gula dan karbohidrat dapat menyebabkan jerawat. Makanan-makanan, seperti soda, kue, roti, pasta, dan keripik kentang dapat meningkatkan kadar gula darah Anda. Tubuh akan mengeluarkan insulin lebih banyak dan kemudian meningkatkan produksi kelenjar minyak di kulit, lalu menyumbat dan terjadi jerawat. 2. Makanan yang berlemak Makanan yang berlemak, seperti burger, piza, kentang goreng, dan gorengan jenis lainnya memang sungguh menggoda. Namun beberapa penelitian menyebutkan bahwa mengonsumsi makanan yang berlemak ternyata dapat menjadi salah satu penyebab timbulnya jerawat. Tak hanya itu, jika Anda hobi memasak, sebaiknya setelah memasak atau menggoreng segeralah mencuci muka Anda. Karena partikel minyak yang ada di udara dapat menyumbat pori-pori di wajah dan menyebabkan timbulnya jerawat. 3. Susu dan produk olahannya Dari beberapa penelitian disebutkan bahwa susu dan produk olahannya dapat menjadi salah satu penyebab timbulnya jerawat. Walaupun belum diketahui secara pasti hubungan antara susu dan jerawat, namun diduga hal tersebut disebabkan oleh growth factor dan hormon yang secara alami terdapat di dalam susu dan dapat memicu timbulnya jerawat. Namun jika Anda sedang berjerawat, Anda tidak perlu menghindari susu sama sekali. Salah satu cara untuk mengetahui apakah susu dan produk olahannya menyebabkan Anda berjerawat adalah dengan mencoba untuk menghindari susu dan produk olahannya, setidaknya selama 1 bulan dan lihat perubahannya pada kulit Anda. Dan jika Anda menghindari susu dan produk olahannya, Anda harus menggantinya dengan sumber kalsium lain, seperti jus jeruk, sereal, roti, susu kedelai atau tahu. Selain itu, kacang almond, bayam dan brokoli juga merupakan sumber kalsium yang baik bagi tubuh. Melalui pengamatan dr. Alan R. Shalita, profesor dermatologi di pusat kedokteran SUNY Downstate, New York, konsumsi makanan rendah karbohidrat dapat mempengaruhi kontrol hormonal pada jerawat sehingga jerawat dapat membaik. Kadar gula dalam darah yang terkontrol dapat memperbaiki kondisi berjerawat. Follow Juga : Instagram : https://www.instagram.com/lazydreameryt/ Twitter : https://twitter.com/lazydreamer10 Google + : https://plus.google.com/114611753599584418797 Sumber Informasi : www.klikdokter.com
Html code for embedding videos on your blog
Text Comments (0)

Would you like to comment?

Join YouTube for a free account, or sign in if you are already a member.